Rabu, 09 Mei 2018

Mesin Panen Sawit Mesin Dodos yang Praktis

Kelapa sawit adalah salah satu komoditas terbaik dan terlaris di Indonesia, bahkan dunia. Kelapa sawit sendiri telah menjadi komoditas ekspor terbesar Indonesia, yakni mencapai 35.000.000 ton setiap tahunnya. Untuk memanen sebesar kelapa sawit sebesar itu, para petani sekarang sudah tidak lagi dibuat susah. Hal itu disebabkan oleh lahirnya mesin panen sawit yang sangat membantu pekerjaan mereka. Mesin ini meski sederhana namun terbukti memberikan manfaat yang cukup signifikan. Misalnya, mesin ini membuat proses panen menjadi lebih cepat, efektif dan efisien. Bahkan kecepatannya dapat melampaui 5 kali lipat dari cara manual. Selain itu, penggunaan mesin juga mengurangi tenaga kerja. Kemudian dari sisi konsumsi bahan bakar, mesin ini juga termasuk hemat karena hanya membutuhkan 1,5 sampai 2 liter saja per hari atau untuk pemakaian 8 jam kerja.

Mesin Panen Dodos Sawit
Mesin Panen Dodos Sawit

Dan yang tak kalah penting adalah penggunaannya sangat mudah. Bahkan dapat digunakan oleh ibu dan anak remaja yagn masih asing dengan mesin ini. Menarik bukan? Kemudian dari sisi komponen, mesin ini sebenarnya memiliki 2 bagian penting yang disebut Dodos dan Egrek. Inilah yang membuatnya disebut dengan istilah “mesin panen sawit dodos egrek”. Keduanya sebenarnya beda namun memiliki fungsi yang sama. Dodos, atau yang juga disebut Chisel dalam bahasa Inggris, adalah alat yang lebih ditujukan untuk memanen kelapa sawit dalam ketinggian maksimal 3 meter. Dengan kata lain, Dodos hanya digunakan untuk jarak pendek. Bentuk pisau pemotongnya pipih dan tajam pada bagian ujungnya. Penggunaanya adalah dengan mendorongkan pisau yang telah diberi gagang berupa kayu atau pipa atau bambu berukuran cukup panjang di bagian kelapa sawit. Lalu bagaimana dengan Egrek?

Sebaliknya, Egrek atau yang disebut juga Sickle adalah alat untuk memanen kelapa sawit yang berada di ketinggian lebih dari 3 meter. Panjang galah atau gagangnya bisa mencapai 6 sampai 12 meter. Bentuk pisaunya juga berbeda dari Dodos, yakni mirip dengan sabit melengkung dengan sudut mencapai 135 derajat. Pisau ini tajam pada bagian dalam dan penggunaannya dengan meletakkan pisau pada bonggol kelapa kemudian menariknya sehingga dapat terpotong. Dodos dan Egrek inilah yang menjadi bagian terpenting dari setiap mesin panen sawit. Meski demikian, ada beberapa aksesoris tambahan yang dapat dipasangkan. Aksesoris pertama adalah trimmer. Timmer sebenarnya adalah gear yang dibuat khusus untuk merapikan tanaman. Kemudian ada juga chain saw atau yang biasa disebut gergaji. Gergaji ini ditujukan untuk memotong batang pohon dengan diameter yang sesuai dengan spesifikasi gergaji tersebut.
Selanjutnya ada brush cutter yang dapat dijadikan mesin pemotong rumput. Lalu yang terkahir adalah pruner saw. Pruner saw adalah mata gergaji yang digunakan untuk memotong ranting. Umunya, gear case pada pruner saw sama dengan gear case pada alat panen sawit. Bukan tidak mungkin setelah berjalannya waktu akan ada aksesoris lain yang digunakan dapat ditambahkan dalam mesin panen sawit ini. Kemudian dari spesifikasi mesin, mesin ini rata-rata memiliki kapasitas silinder mencapai 22,5 cc. Output maksimunya mencapai 0,7 Kw / 7500 rpm. Kemudian kapasitas tankinya juga mencapai 0,55 liter. Sedankan bobotnya mencapai 8,5 kilogram. Anda hanya cukup menghidupkan mesinnya dengan sistem tarik. Arahkan dengan mata pisau Dodos atau Egrek pada tandan atau pelepah kelapa sawit. Taka lama setelah itu Anda akan mendapatkan komoditi panen Anda. Mudah bukan?
Mesin Panen Sawit Mesin Dodos yang Praktis Rating: 4.5 Posted by: uyer etunes

0 komentar:

Posting Komentar